Menu
Back to top
BREAKING NEWS
Social Media Shout
EVENT
EVENT
MARKETING & PROMOTION
MARKETING & PROMOTION
SOCIAL MEDIA SHOUT
SOCIAL MEDIA SHOUT
Choose category:

Social Media Shout

20 Tanda Kamu Memiliki Bos Yang Baik

05 February 2016

Di belantara dunia profesional ini, selalu ada bos yang sangat baik; dan selalu ada pula – yang kalau jujur diakui – bos yang sangat tidak baik. Dalam kaca mata emosional para karyawannya, mereka bahkan diistilahkan ‘sangat jahat’ atau memiliki attitude yang sangat tidak baik yang pada akhirnya malah membuat karyawan menderita.

Dewasa ini, kecenderungannya, bos tipe kedua justru mencapai mayoritas. Mereka lebih mendominasi populasi bos-bos atau atasan dalam dunia pekerjaan, yang membawahi jutaan karyawan mereka.

Namun tidaklah tepat kalau kita melihat karakter bos-bos di dunia ini bagaikan hitam dan putih. Tentunya, banyak diantara mereka yang termasuk golongan abu-abu (mulai dari abu-abu terang sampai abu-abu gelap). Intinya, karakter mereka tersebar dalam range, mulai dari sangat baik hingga termasuk dalam kategori sangat tidak baik. Dan faktanya, tidak perlu mencapai kategori ‘sangat tidak baik’, seorang bos yang tipenya masuk dalam range abu-abu pun ternyata sudah mampu menimbulkan berbagai perasaan tidak nyaman bagi karyawannya.

Salah satu survei menyimpulkan bahwa 77% karyawan stress pada suatu satu titik tertentu dalam kehidupan pekerjaannya, karena bos mereka memiliki karakter yang cenderung tidak baik, jahat atau sangat jahat.

Bagi kamu yang masih muda atau masih kuliah, mungkin tak familiar dengan problematika ini. Namun, di masa depan kamu bisa jadi akan menempati posisi sebagai bos. Yang tentu saja, kamu bakal memulai dan melaluinya dari tingkat karyawan rendahan, kemudian naik ke level sedang, hingga menduduki posisi sebagai bos. Entah sebagai bos kecil atau bos besar. Pada saat itu tantangannya akan lain. Tantangan yang paling berat adalah mengelola karyawan dan mengoptimalkan bermacam-macam kemampuan mereka secara efektif.

Bos dan karyawan (empleospetroleros.org)

Bos dan karyawan (empleospetroleros.org)

Simple-nya, berikut adalah 20 tanda kamu memiliki bos yang baik.

1. Bosmu tak segan untuk mengakui kesalahan

Terkadang, bos yang buruk akan melakukan segalanya untuk mencari kambing hitam atas kesalahan yang dilakukannya sendiri, bisa jadi dengan menyalahkan anggota atau bahkan pemimpin dari tim di perusahaan. Sekarang ini, bos yang baik tak segan mengakui kesalahannya dan membimbing karyawannya untuk menganalisa kesalahan tersebut dan menjadikannya pelajaran berharga. Ia adalah contoh teladan bagi karyawan dan hal ini tentu saja akan melatih karyawan untuk menghindari mencari kambing hitam atas kesalahan yang mereka perbuat.

2. Bosmu mencatat dan memperhatikan pencapaian sederhana dari karyawannya

Karyawan akan merasa termotivasi ketika bos mereka mencatat kemenangan kecil atau langkah sederhana yang mengawali kesuksesan besar. Seorang bos yang baik meyakini jika karyawan harus diapresiasi, tak peduli apakah melalui email atau telefon. Hal itu selalu berhasil dan melambungkan motivasi karyawan.

 

 

3. Bosmu menghargai kemampuanmu

Seorang bos yang baik, cepat atau lambat akan terbiasa dengan talenta dan kemampuan yang dimiliki karyawan. Hal ini adalah aset yang luar biasa ketika ia membutuhkan delegasi ke luar perusahaan. Bos yang baik akan mendedikasikan waktunya untuk mencari tahu apa yang kamu suka di tempat kerja, ambisimu, dan ke mana tujuanmu. Hal ini juga penting untuk pelatihan kemampuan karyawan dan promosi. Kamu merasa tahu ke mana tujuanmu di perusahaan, begitu juga bosmu.

4. Bosmu selalu meyakinkanmu, dengan stimulan yang membuatmu semangat untuk ‘do the best’.

Bos yang baik akan mendukung dan memberikan stimulasi kepada karyawannya untuk bekerja lebih baik. Dukungan dan stimulasi ini adalah dua elemen yang tak terpisahkan, keduanya akan memberi dampak yang luar biasa kepada karyawan. Ketika kamu sudah diyakinkan oleh bosmu bahwa kamu berada di jalan yang tepat, kamu dapat menggapai segala-galanya.

 

5. Bosmu ramah dan mudah dihubungi serta ditemui

Kita semua pernah punya kesulitan di tempat kerja dan bos bertempramen buruk, belum lagi bos yang diktator dan juga kejam. Jika bosmu dekat, ramah, dan mudah dihubungi, maka hal itu akan sangat membantumu untuk berdiskusi soal masalah kantor yang memberatkanmu.

6. Bosmu dapat berkomunikasi dengan efektif

Kamu tahu dengan tepat apa yang kamu harus lakukan dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Bosmu menjelaskan semua hal itu dengan baik kepadamu dan membuat saat-saat menghadapi deadline lebih mudah. Masalah muncul ketika seorang bos menyerah soal urusan komunikasi dengan karyawannya

7. Bosmu meminimalisasi untuk mengadakan agenda rapat

Tebak apa yang sesungguhnya menyebabkan karyawan benar-benar gugup? Yes, penyebabnya adalah semua rapat tak berkesudahan dan tak terlalu berguna. Karyawan harus merasa bahwa rapat digunakan sebagai ajang brainstorming dan melaporkan sejauh mana kemajuan mereka. Bos yang baik mengetahui hal itu dan menerapkannya.

8. Bosmu tak melakukan hal detail dalam manajerial

“Pekerjakan dengan baik, sedikitlah mengatur.” —Warren Buffett

Jika seorang bos mengabaikan kutipan di atas, bisa jadi ia tak akan mendapat banyak hal. Reaksi karyawan terhadap pengaturan detail dari bos dapat menyebabkan kerugian, dengan merusak motivasi karena memunculkan perasaan bahwa mereka tak dapat bekerja dengan cara mereka sendiri. Bos yang terlibat dalam pengaturan secara detail ini tahu yang terbaik buat perusahaan tetapi tak dapat mempercayai karyawannya secara penuh.

 

9. Bosmu adalah pendengar aktif

Banyak bos membuat kesalahan dengan bicara terlalu jauh dan tak mengizinkan karyawan untuk berkontribusi. Namun, seorang bos yang baik tahu di mana posisinya ketika ia yakin bahwa ia benar, tetapi tetap mau mendengarkan karyawannya ketika ia dalam posisi salah.

10. Bosmu bukan orang yang tahu segala-galanya

“Mudah untuk menjadi orang suci di puncak gunung.” —W. Somerset Maugham

Tidak mengakui tahu segalanya adalah sifat yang sangat baik karena itulah yang diungkapkan psikolog, James Meacham, sebagai “perbuatan bijaksana.” Bos tipe ini sadar akan keseimbangan ideal antara tahu dan ragu. Hal ini tercermin melalui karyawan yang merasa bahwa mereka diajak berkonsultasi dan didorong untuk menawarkan ide inovatifnya di saat yang memungkinkan.

11. Bosmu melakukan pekerjaan remeh di kantor

Banyak bos, yang ketika merasa lelah dengan pekerjaan tingkat tinggi di jajaran ekskutif, akan tidak pernah membayangkan mengotori tangannya melakukan pekerjaan remeh. Namun, bos yang benar-benar baik tahu apa yang sebenarnya terjadi dan mempersiapkan dirinya bahkan untuk melakukan pekerjaan sepele. Hal itu adalah cara yang sangat baik untuk tetap ingat pada realita di lingkungan kerja dan juga cara yang baik untuk dekat dengan para staff.

12. Bosmu selalu bersedia untuk mengajari karyawannya

Ada bos yang tak mau mengotori tangannya dengan benar-benar menjadi mentor bagi karyawannya. Ia berpikir bahwa karyawan harus belajar sendiri. Namun, rahasia dari manajemen yang baik adalah bahwa bos yang baik tahu kapan ia harus campur tangan dan mengajari langsung atau kapan ia harus hanya hadir mendampingi karyawannya.

13. Bosmu selalu memberikan respon dengan cepat

Karyawan menginginkan tanggapan dan mereka menginginkan hal ini secepat mungkin guna mengetahui apakah pekerjaan mereka baik atau justru mengacaukan perusahaan. Ketika ada keinginan semacam ini, maka itu tanda mereka mengapresiasi keberadaannya di perusahaan, tak hanya di bulan-bulan mendatang saat ada rapat evaluasi kerja.

14. Bosmu menciptakan atmosfer yang membangun

Jika kamu merasa bagian dari tim dan merasa dihargai, integritas dan kepercayaan adalah penyebabnya. Ini adalah pertanda kamu memiliki bos yang baik. Bos yang baik akan jadi mesin pendorong bagi terciptanya atmosfer kerja semacam ini, yang pada akhirnya akan mengarah pada motivasi dan kondisi karyawan yang lebih baik.

15. Bosmu berlaku fleksibel

Karena bosmu peduli terhadap masalah pribadimu, ia akan lebih fleksibel terhadap jadwal kerjamu ketika kamu menghadapi masalah keluarga. Kamu dengan sendirinya akan merasa dihargai dan akan lebih berkomitmen.

16. Bosmu tak takut akan gerakan pemberdayaan karyawan

Ada bos yang jelas-jelas menolak serikat kerja karyawan, karena ia berpikir karyawan akan mulai mengambil alih perusahaan secara keseluruhan. Bos yang selalu merasa tak nyaman dengan hal ini akan berusaha memegang kontrol bagaimanapun caranya. Namun, bos yang baik tahu bahwa memotivasi karyawan akan jadi cara memulai perubahan dalam hal pengembangan pelayanan, produksi, dan keuangan, dan hal ini akan jadi win-win-solution bagi semua pihak.

17. Bosmu berempati

Empati adalah salah satu nilai kemanusian yang paling esensial. seorang bos yang baik akan berhubungan dengan karyawannya tidak hanya sebagai staff tapi juga sebagai seorang individu. Persepsi seorang bos yang baik terhadap hal-hal yang dirasakan karyawannya sebagai seorang individu akan membantu mewujudkan tim yang kuat. Bos yang baik tak hanya dikenal memerankan posisinya sebagai seorang atasan, tetapi juga individu yang sadar secara penuh mengenai hal-hal yang terjadi di sekelilingnya.

18. Bosmu berlaku adil

Kamu dapat mengenali seorang bos yang buruk segera setelah kamu melihat ia dikelilingi oleh para penjilat, orang yang terlalu ambisius, atau kerabat yang hanya ingin memboncengi kesuksesan bosmu itu. Memperlakukan semua orang dengan sejajar adalah tanda terpenting dari seorang bos yang baik, tak peduli apakah ia berurusan dengan kerabatnya sendiri atau para penjilat di kantor. Karyawannya akan merasa dihargai karena mereka diperlakukan dengan adil.

19. Bosmu tak ikut menggosip di kantor

Beberapa gosip yang berkembang di kantor tak berbahaya, tetapi biasanya kebanyakan gosip di kantor berakibat sangat buruk. Gosip di kantor dapat disalahgunakan untuk merusak reputasi seseorang dan menyebabkan rasa takut, menarik diri bahkan kebencian. Bos yang baik akan memberikan contoh dengan menolak mengikuti gosip yang menyebar di lingkunagan kerja. Ia akan menjadi panutan bagi karyawannya.

20. Bosmu tidak tinggal diam ketika krisis menerpa perusahaan

Krisis terjadi. Hal ini mungkin terjadi karena ada urusan darurat, pembatalan kontrak dari pelanggan, atau ancaman dari perusahaan lain. Bos yang buruk akan diam seribu bahasa dan menolak untuk melibatkan staffnya karena ia pikir ia dapat mengatasinya sendiri. Rasa takut dan ketidakpercayaan adalah hasilnya, dimungkinkan juga akan adanya penurunan moral karyawan dalam memandang bosnya. Bos yang baik tahu bahwa ia harus membuat staff-nya percaya diri dengan meminta bantuan dan ide dari mereka. Cara terbaik untuk mendapatkan komitmen dari staff adalah dengan memancing saran, solusi, dan tetap maju meskipun keputusan yang berat harus diambil. Jika bosmu memiliki semua kriteria di atas, kamu harus tetap tinggal di perusahaan. Jika kamu adalah seorang bos dan merasa tersentil karena belum memiliki semua kriteria di atas, maka ini adalah tanda untuk introspeksi dan berbenah.

Disadur dan dikembangkan dari lifehack.org dan berbagai sumber lainnya

Sumber: http://www.isigood.com/karir-wirausaha/20-tanda-kamu-memiliki-bos-yang-baik/

Registration Form

Other Shout

No news available