span 1 span 2 span 3

Ini Dia 4 Tipe Warehouse Management System yang Popular Diterapkan

Apa saja tipe Warehouse Management System yang popular dan banyak diterapkan? Yuk ketahui semua tipenya di artikel ini! Sebelum Anda tahu apa saja tipe Warehouse Management System atau WMS yang populer ada baiknya Anda tahu apa itu WMS lebih dahulu. WMS memiliki peranan yang penting dalam bisnis dan bisa membuat operasional pergudangan bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan. 

WMS sendiri merupakan tools atau software yang bisa membantu Anda mengontrol dan memantau berbagai macam proses misalnya pengiriman, penerimaan dan penyimpanan. WMS juga menjadi software yang bisa digunakan untuk memantau pengambilan barang. Dewasa ini, WMS dilengkapi dengan berbagai fitur canggih misalnya saja barcode scanner, email dan berbagai teknologi lainnya. Setelah Anda tahu apa itu WMS, yuk kenali beberapa tipe Warehouse Management System yang popular berikut ini!

 

Sistem ERP

Di urutan pertama ada sistem ERP, yaitu sistem khusus yang bisa menawarkan eksekusi dan skalabilitas rantai pasokan yang solid. ERP bisa menggabungkan sebagian besar aplikasi untuk berbagai fungsi baik itu dalam ranah pergudangan, logistik, supply chain atau fungsi lain seperti akuntansi, HR dan sebagainya. Meski ERP menyediakan fitur WMS, fitur manajemen gudang bukan merupakan fungsi inti ERP. Jadi, Anda harus memiliki fitur manajemen gudang untuk mengimplementasikan WMS tersebut.

Cloud Based WMS

Tipe Warehouse Management System yang popular selanjutnya adalah cloud based WMS. Tipe yang satu ini merupakan model komputasi terpusat berbasis website yang menggunakan teknologi dengan basis cloud. Cloud based WMS juga menggunakan SaaS yang terkenal karena memiliki skalabilitas dan penerapannya tepat. Tipe yang satu ini mampu memberikan implementasi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah.

Manfaat perangkat lunak WMS dengan basis cloud adalah menawarkan fleksibilitas yang lebih baik, skalabilitas dan keamanan. WMS dengan basis cloud juga menawarkan kemampuan penerimaan pembaruan perangkat lunak otomatis tanpa mengeluarkan biaya tambahan. 

Standalone WMS

Tipe yang satu ini pada umumnya digunakan secara lokal pada perangkat keras maupun jaringan bisnis. Biaya implementasi software juga lebih rendah. Dengan mengintegrasikan program eksternal dengan perangkat lunak yang sedang berjalan memang akan berhasil namun sering menyebabkan masalah. Misalnya entri yang duplikat, informasi yang lambat atau tidak real time dan biaya tambahan untuk konfigurasi. Standalone WMS ideal untuk bisnis kecil yang tidak memiliki anggaran atau modal yang besar.

SCE

SCE merupakan singkatan dari Supply Chain Management atau SCM. Perangkat lunak yang satu ini memiliki cakupan yang jauh lebih luas dan secara alami bisa membantu pengguna dalam mengelola berbagai macam aspek dari rantai pasokan. 

Mengapa Butuh WMS?

Ada beberapa alasan mengapa bisnis Anda membutuhkan WMS. Pertama, bisnis Anda membutuhkan software yang bisa membantu dalam meningkatkan kecepatan proses handling dan WMS ini bisa mempercepat proses handling Anda. Dengan data yang terintegrasi secara langsung, urusan penghitungan dan pendataan bisa lebih efektif. 

Kedua, membuat bisnis Anda lebih fokus. Dengan adanya WMS bisa membantu staf bagian gudang menggunakan peralatan yang dibutuhkan saja. Komputer maupun laptop menjadi tumpuan utama dan dilengkapi dengan berbagai perangkat tambahan. 

Terakhir, WMS bisa meningkatkan kinerja gudang yang menyeluruh. Semua proses yang dilakukan di dalam gudang sudah terkomputerisasi.  Hal tersebut membuat output pergudangan semakin meningkat berkat efisiensi tenaga kerja, sistem yang optimal dan proses membuat pendataan barang semakin mudah dan praktis.


 

Demikianlah beberapa tipe Warehouse Management System yang popular diterapkan, untuk mendapatkan WMS terbaik Anda bisa menggunakan jasa SOLTIUS, perusahaan penyedia solusi IT yang satu ini menawarkan berbagai macam solusi terbaik untuk bisnis Anda, untuk mendapatkan informasi WMS lebih detail silahkan klik link ini dan hubungi SOLTIUS untuk mendapatkan informasi lebih lanjut!

Other News

Jun 11, 2026
Membangun Rantai Pasok Anti-Rapuh: Masterclass Skenario What-If dengan SAP IBP
Jun 9, 2026
Panduan Membuat Dasbor Interaktif di SAP Analytics Cloud: Teknik Visualisasi Efe...