Di industri telekomunikasi yang terus bergerak cepat, perusahaan menghadapi tantangan besar dalam mengelola arsitektur TI yang rumit. Kombinasi sistem legacy, aplikasi multi-vendor, integrasi ke cloud, dan kebutuhan untuk inovasi membuat landscape TI menjadi sangat kompleks.
Inilah mengapa alat seperti SAP LeanIX menjadi krusial: memberikan fondasi untuk modernisasi arsitektur TI dan menciptakan alignmen yang kuat antara strategi bisnis dan teknologi. Artikel ini akan membahas bagaimana SAP LeanIX secara spesifik mendukung perusahaan telekomunikasi dalam mengelola arsitektur TI yang kompleks dan mendorong transformasi.
Perusahaan telekomunikasi memiliki sejumlah karakteristik yang memicu arsitektur TI menjadi rumit:
Banyak sistem legacy yang dibangun selama dekade, sering tak terdokumentasi secara memadai.
Infrastruktur multi‐vendor dan multi‐platform (baik on-premise, hybrid, maupun cloud).
Integrasi dengan ekosistem eksternal: partner, OSS/BSS (Operations Support Systems/Business Support Systems), dan layanan digital baru.
Tekanan untuk cepat meluncurkan layanan baru (5G, IoT, edge computing) sambil menjaga stabilitas jaringan dan layanan.
Risiko teknologi, regulasi, dan keamanan yang tinggi membutuhkan visibilitas dan kontrol atas landscape TI.
Dalam konteks tersebut, modernisasi arsitektur TI bukan sekadar “ganti sistem” tetapi mencakup rationalisasi aplikasi, penyederhanaan landscape, alignment antara capability bisnis dan TI, serta roadmap evolusi yang jelas.
SAP LeanIX adalah platform Enterprise Architecture Management (EAM) berbasis cloud yang memungkinkan organisasi untuk memperoleh visibilitas menyeluruh terhadap landscape TI mereka. Beberapa aspek utamanya adalah:
Menyediakan gambaran aplikasi-dan-teknologi (application portfolio management) serta pemetaan business capability yang memungkinkan melihat hubungan antara strategi bisnis dan sistem TI.
Mengidentifikasi risiko teknologi dan aplikasi usang (legacy) serta membantu merencanakan modernisasi atau migrasi.
Membantu organisasi merumuskan roadmap target state (to-be architecture) dan mengelola transisi dari kondisi saat ini (as-is architecture) dengan lebih terstruktur.
Karena kini bagian dari ekosistem SAP SE (akuisisi LeanIX oleh SAP) maka integrasinya dengan tool-SAP lainnya seperti SAP Signavio atau solusi transformasi SAP menjadi lebih mulus.
Untuk perusahaan telekomunikasi yang mengelola arsitektur TI yang rumit, SAP LeanIX memberikan banyak kontribusi konkret:
Dengan SAP LeanIX, perusahaan telekomunikasi dapat memetakan seluruh aplikasi, infrastruktur, modul OSS/BSS, integrasi, dan hubungan antar‐komponen. Analisis lengkap ini membantu mengidentifikasi redunansi aplikasi, sistem yang mendekati end-of-life, dan modul yang berisiko. Dengan visibilitas semacam ini, modernisasi arsitektur TI dapat diprioritaskan dengan data yang kuat.
Setelah peta landscape terbentuk, perusahaan dapat menggunakan SAP LeanIX untuk melakukan aplikasi portfolio review, menentukan mana yang perlu dipensiunkan, digabung, atau ditingkatkan. Hasilnya adalah pengurangan beban pemeliharaan, pengurangan biaya TI, dan pengurangan risiko kegagalan sistem.
Industri telekomunikasi sering menghadapi transformasi besar seperti migrasi ke cloud, penerapan edge computing, atau integrasi 5G/IoT. SAP LeanIX membantu membuat roadmap arsitektur target (to-be architecture) yang menggambarkan bagaimana sistem legacy akan digantikan atau dialihkan, bagaimana integrasi dengan cloud akan dilakukan, dan bagaimana timeline serta prioritas dipetakan.
Melalui pemetaan business capability dan hubungan dengan sistem TI, SAP LeanIX memungkinkan manajemen telekomunikasi melihat bagaimana investasi TI mendukung layanan bisnis, misalnya peluncuran layanan 5G, monetisasi lewat IoT, atau otomatisasi OSS. Dengan demikian, modernisasi arsitektur TI bukan hanya proyek teknis, tetapi bagian dari strategi bisnis.
Dalam lingkungan yang sangat teregulasi seperti telekomunikasi (keamanan, privasi data, regulasi frekuensi), SAP LeanIX membantu menyoroti sistem yang berisiko (legacy, vendor unsupported, integrasi tidak terdokumentasi) dan menyediakan dasar untuk tindakan mitigasi lebih awal.
Untuk berhasil menggunakan SAP LeanIX dalam konteks perusahaan telekomunikasi, berikut langkah-praktis yang disarankan:
Mulailah dengan assessment landscape TI saat ini: kumpulkan data aplikasi, infrastruktur, proses, integrasi dan pemilik data.
Gunakan SAP LeanIX untuk memetakan “as-is architecture” dan hubungkan dengan capability bisnis, layanan pelanggan, serta regulasi.
Lakukan prioritisasi modernisasi: identifikasi aplikasi yang usang, beban biaya tinggi, atau merupakan hambatan inovasi.
Rancang roadmap arsitektur target (to-be): bagaimana sistem akan berevolusi, kapan migrasi ke cloud, kapan pensiun sistem, dan bagaimana integrasi baru akan dibangun.
Pastikan kolaborasi lintas fungsi: tim arsitektur TI, operasi jaringan, regulasi, dan bisnis harus berbicara bahasa yang sama, SAP LeanIX menyediakan “single source of truth” untuk landscape TI.
Monitor dan evaluasi secara terus-menerus: gunakan data di SAP LeanIX untuk menunjukkan pengurangan redundansi, penurunan biaya TI, peningkatan kecepatan pengembangan layanan, serta pengurangan risiko.
Mengelola arsitektur TI yang rumit merupakan tantangan besar di industri telekomunikasi: sistem lama, integrasi kompleks, kebutuhan inovasi cepat, dan tekanan biaya. Dengan platform seperti SAP LeanIX, perusahaan dapat memperoleh visibilitas mendalam, menurunkan kompleksitas, menyelaraskan TI dengan strategi bisnis, dan menjalankan roadmap modernisasi arsitektur TI secara terstruktur. Bagi operator telekomunikasi di Indonesia maupun global, mengadopsi SAP LeanIX berarti bukan hanya “mengatur TI” tetapi mengubah TI menjadi enabler strategis layanan dan pertumbuhan bisnis.
Apabila Anda siap membawa arsitektur TI perusahaan telekomunikasi Anda dari kondisi rumit menuju arsitektur yang modern, adaptif, dan selaras bisnis, tim ahli dari Soltius siap mendampingi Anda. Kami memiliki pengalaman dalam transformasi TI di industri telekomunikasi serta implementasi solusi SAP (termasuk SAP LeanIX) untuk modernisasi enterprise architecture. Untuk konsultasi dan mulai perjalanan transformasi arsitektur TI Anda, hubungi Soltius sekarang juga!