span 1 span 2 span 3

Optimasi Manajemen Supply Chain di Sektor Pertambangan dengan SAP IBP

Kendala Manajemen Rantai Pasok di Pertambangan

Dalam mengelola rantai pasokan di pertambangan, pengelola bisa saja mengalami sejumlah kendala yang disebabkan oleh banyak faktor. Inilah kendala-kendala yang mungkin terjadi terkait manajemen rantai pasokan:

  1. Keterbatasan Infrastruktur

Infrastruktur merupakan bagian penting dalam pengelolaan tambang. Bila pertambangan dibuat di lokasi yang terpencil atau jauh dari perkotaan, infrastruktur yang mendukung seperti jalan, jembatan, dan fasilitas transportasi umumnya akan lebih terbatas.

Keterbatasan infrastruktur dapat menghambat suplai rantai pasok, yang kemudian juga berdampak pada peningkatan biaya operasional serta keterlambatan produksi.

  1. Permintaan yang Tidak Pasti

Dalam sebuah bisnis, salah satu kendala yang sering terjadi adalah perubahan permintaan pasar yang tidak terduga. Hal ini akan menyulitkan perusahaan tambang kesulitan dalam pengelolaan supply chain dan akan berpengaruh terhadap keuntungan bisnis.

  1. Perubahan Iklim:

Pertambangan merupakan bisnis yang prosesnya berada di luar ruangan, sehingga sangat bergantung dengan cuaca dan iklim. Perubahan iklim yang ekstrim bisa memicu terjadinya sejumlah bencana alam seperti banjir, badai, dan kebakaran hutan yang menyebabkan kerusakan infrastruktur, proses penambangan, serta pengangkutan barang-barang sehingga mempengaruhi pengelolaan rantai pasok.

  1. Sumber Daya yang terbatas

Karena merupakan industri yang banyak beroperasi di lapangan, manajemen rantai pasokan dapat mengalami kendala yang berhubungan dengan sumber daya seperti bahan bakar kendaraan berat, suku cadang, serta kebutuhan yang lebih banyak untuk peralatan tertentu.

  1. Permasalahan Keamanan

Beberapa masalah terkait keamanan seperti kemungkinan pencurian dan kerusakan infrastruktur atau peralatan dapat terjadi dalam proses pertambangan berikut manajemen supply chain. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengamanan yang baik.

Peran SAP IBP dalam Optimasi Supply Chain Pertambangan:

Segala aspek dalam bisnis tambang termasuk manajemen rantai pasokan dapat diatasi dengan menggunakan SAP IBP sebagai solusi teknologi. Berikut beberapa peran dari SAP IBP bagi rantai pasokan di pertambangan:

  1. Perencanaan dan Prakiraan Permintaan

Karena permintaan pasar yang tidak menentu, perusahaan tambang perlu membuat perencanaan dan prakiraan permintaan. SAP IBP dapat membantu pengelola untuk membuat prakiraan terkait permintaan berbagai produk tambang.

Selain itu, SAP IBP juga memungkinkan perusahaan dapat menyesuaikan rencana produksi bahan-bahan tambang dengan fluktuasi pasar global, sehingga dapat lebih menghemat biaya serta waktu operasional.

  1. Rencana Penawaran

Fitur ini memungkinkan pertambangan untuk membuat susunan rencana produksi dan distribusi dengan menyesuaikan pada kapasitas tambang, jadwal pengiriman, serta ketersediaan inventaris.

Penggunaan SAP IBP akan memberi Anda dukungan untuk melakukan antisipasi pengelolaan rantai pasok termasuk gangguan seperti cuaca ekstrem atau keterlambatan pengiriman) serta perubahan pasar melalui skenario “what-if”.

  1. Optimasi Inventaris

Inventaris merupakan hal penting dalam rantai pasokan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang tepat agar rantai pasok juga bisa berjalan dengan baik.

SAP IBP memungkinkan terjadinya optimasi level stok inventaris serta pengurangan inventaris yang kurang diperlukan. Langkah optimalisasi ini dapat mengurangi biaya penyimpanan serta kemungkinan rugi akibat stok hasil pertambangan yang berlebihan atau peralatan yang usang.

  1. Perecanaan Sales and Operations (S&OP)

Perencanakan sales & operation juga dapat dioptimasi dengan bantuan SAP IBP. SAP IBP akan menjadi alat untuk mengintegrasikan berbagai perencanaan yang dilakukan setiap departemen (pekerja, peralatan, dan sumber daya lain) dalam sebuah platform yang bisa diakses secara real-time. Dengan dukungan ini, pengelola bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk mengelola rantai pasokan.

  1. Merespon Permintaan serta Gangguan Rantai Pasokan

Optimasi SAP IBP mampu membantu perusahaan tambang dalam memberikan respon terhadap permintaan dan gangguan rantai pasok yang diakibatkan perubahan iklim, kerusakan peralatan dan infrastruktur, atau faktor lainnya secara cepat. Dengan adanya bantuan SAP IBP, maka permasalahan pada rantai pasok dapat diatasi secara lebih tersistem.

  1. Visibilitas Rantai Pasokan

Visibilitas merupakan hal yang penting untuk diterapkan pada pengelolaan rantai pasokan agar terbebas dari berbagai masalah. Dengan menggunakan SAP IBP, pengelola dapat melihat KPI dari rantai pasokan, mengidentifikasi kemungkinan yang terjadi di masa depan, hingga membuat keputusan dengan dashboard yang tersedia secara real-time.

  1. Optimalisasi Alokasi Sumber Daya dan Kolaborasi

Karena menyediakan platform terintegrasi SAP IBP memungkinkan perusahaan tambang untuk melakukan alokasi pekerja, peralatan dan infrastruktur, serta sumber daya penunjang operasi lainnya secara lebih optimal. Selain itu, platform cloud yang terintegrasi juga memungkinkan adanya kolaborasi dengan mitra eksternal seperti vendor atau kontraktor logistik untuk menunjang manajemen rantai pasokan yang lebih baik.

Penutup

Optimasi SAB IBP sebagai platform cloud untuk pengelolaan supply chain di bidang tambang bisa memberikan sejumlah keuntungan bagi perusahaan. SOLTIUS menyediakan solusi untuk manajemen supply chain yang bisa diaplikasikan pada bisnis tambang Anda. Kunjungi www.soltius.co.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Other News

Dec 29, 2025
Meningkatkan Keamanan Transaksi dan Deteksi Fraud dengan Kemampuan SAP Business...
Dec 26, 2025
Membangun Rantai Pasok Anti-Rapuh: Skenario What-If dengan SAP IBP