Melihat visibilitas Supply Chain Performance sangat diperlukan bagi perusahaan. Manajemen rantai pasokan saja tidak cukup namun perusahaan Anda harus bisa melakukan pengukuran kinerja berkelanjutan dari rantai pasokan tersebut. Hal ini menjadi kunci kesuksesan bisnis.
Dengan mengetahui sistem pengukuran kinerja Anda bisa melakukan evaluasi terhadap rantai pasokan yang berjalan di perusahaan Anda. Anda membutuhkan metrik yang tepat untuk bisa mengelola keberhasilan operasi perusahaan yang sangat bervariasi menurut industri dan masing-masing perusahaan.
Tidak adanya kerangka kerja ini akan membuat metrik meningkatkan kemungkinan jika sistem pengukuran kinerja perusahaan ini tidak mampu memberikan dukungan yang tidak memadai terhadap manajemen. Sumber daya yang dimiliki ini akan terbuang percuma demi mengembangkan metrik duplikatif, tidak selaras bahkan juga bertentangan. Untuk bisa mengetahui Supply Chain Performance di perusahaan Anda, ada beberapa indikator kinerja yang harus diperhatikan berikut ini:
Untuk mengetahui dan juga mengukur supply chain performance, Anda bisa mengukur investasi persediaan terlebih dahulu. Secara langsung, investasi persediaan ini akan berpengaruh terhadap laba dan juga arus kas di organisasi atau perusahaan Anda. Organisasi atau perusahaan bisa berinvestasi dalam bahan mentah, barang dalam proses dan juga barang jadi yang mana digunakan untuk memastikan target layanan pelanggan yang diperlukan.
Yang masuk ke dalam investasi persediaan misalnya saja adalah pendapatan kotor atau bersih, harus bisa dihitung berdasarkan dengan item dan juga lokasi, sesuai waktu tunggu item, permintaan yang diharapkan dan juga target untuk pelayanan pelanggan.
Untuk bisa mengetahui kinerja supply chain selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan melihat efisiensi persediaan. Investasi persediaan yang tinggi dengan sendirinya tidak akan menunjukkan masalah dalam persediaan karena investasi persediaan ini akan berhubungan dengan permintaan produk tersebut.
Baca Juga: Pentingnya Kontrol Produksi dengan Advanced Supply Chain
Penting bagi Anda untuk mengefisiensikan persediaan ini dengan mengukur perputaran persediaan dan juga beberapa hari persediaan. Perputaran persediaan ini akan dihitung sebagai rasio dari biaya pokok penjualan atau COGS tahunan dan juga investasi persediaan rata-rata bulanan. Perputaran dari persediaan ini akan mengukur seberapa sering perputaran tersebut berubah di dalam setahun ini. Beberapa perusahan akan melakukan pengecualian inventaris yang berlebihan dan juga usang. Misalnya saja adalah inventaris yang mana tidak memiliki permintaan 30, 60 atau 90 hari ke depan.
Supply Chain Performance juga bisa diketahui dari akurasi peramalan. Akurasi peramalan ini merupakan metrik dari supply chain yang penting karena memperkirakan permintaan di masa depan sehingga dengan setiap aspek rantai pasokan organisasi. Keakuratan ramalan ini bisa dihitung produk maupun keluarga produk.
Baca Juga: Pentingnya Advanced Supply Chain Planning untuk Sebuah Perusahaan
Sebagian besar organisasi atau perusahan akan bisa memilih prospek 30, 60 atau 90 hari. Hal tersebut akan sesuai dengan industri maupun kematangan dalam perkirakan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk akurasi perkiraan atau peramalan seperti dibawah ini:
Untuk bisa mengetahui performa dari rantai pasokan Anda bisa menggunakan jasa SOLTIUS. Kami merupakan perusahaan penyedia solusi IT terbaik di Indonesia yang profesional dan berpengalaman. Solusi kami telah banyak membantu perusahaan startup maupun pebisnis profesional sehingga Anda tidak perlu ragu dengan layanan kami. Hubungi kontak kami untuk mengetahui Supply Chain Performance yang akurat dan dapatkan solusi rantai pasokan yang tepat untuk perusahan Anda. Atau klik tautan berikut: https://www.soltius.co.id/special-offer/integrated-business-planning-software