span 1 span 2 span 3

Pengenalan SAP EWM: Apa Itu Extended Warehouse Management dan Apa Bedanya dengan WM Biasa?

Seiring berkembangnya logistik modern, gudang telah berevolusi dari sekadar tempat penyimpanan barang menjadi titik sentral yang menentukan kelancaran rantai pasok. Ketidaktepatan dalam pengelolaan gudang bisa memberikan dampak yang luas seperti ketidakakuratan stok, keterlambatan pengiriman hingga menurunnya kepuasan pelanggan. Oleh karenanya, teknologi manajemen gudang kini memegang peran vital dalam mendukung keberlanjutan suatu bisnis.

Dan di sinilah SAP Extended Warehouse Management (EWM) hadir sebagai solusi terkini. Bagi sebagian pebisnis, nama SAP WM (Warehouse Management) mungkin lebih familiar. Lalu apa sebenarnya SAP EWM itu, dan apa bedanya dengan WM biasa yang lebih dulu digunakan? Mari kita bahas secara menyeluruh di sini!

Ketika Manajemen Gudang Menjadi Begitu Krusial

Ledakan e-commerce dan retail modern membuat gudang menjadi titik pusat rantai pasok yang tak lagi bisa diabaikan. Ditambah dengan kian meningkatnya ekspektasi pelanggan yang menuntut tersedianya pilihan produk yang lengkap dengan stok yang aman dan didukung dengan jaminan pengiriman yang cepat, membuat pengelolaan gudang harus benar-benar dibenahi.

Belum lagi, jumlah SKU dalam gudang bisa mencapai ribuan, dengan variasi yang semakin rumit. Jika hanya mengandalkan pencatatan manual atau sistem lama, risiko terjadinya kekacauan operasional tentu akan semakin tinggi.

Di titik inilah banyak perusahaan menyadari bahwa mereka membutuhkan sistem manajemen gudang yang lebih canggih. Sistem yang tidak hanya mencatat barang keluar masuk, tetapi juga mampu memberikan kendali penuh atas setiap pergerakan di gudang. Dalam hal ini, SAP menawarkan dua solusi yakni WM dan EWM. Untuk dapat memahami EWM, mari kita lihat dulu bagaimana WM bekerja.

Mengenal SAP WM

SAP WM (Warehouse Management) adalah modul klasik dalam SAP ERP yang dirancang untuk mengelola aktivitas dasar gudang. Modul ini mencakup penerimaan barang, penyimpanan, pengambilan, hingga pengiriman. Dengan WM, perusahaan bisa mengurangi kesalahan pencatatan manual dan meningkatkan akurasi stok.

Namun, seiring dengan berkembangnya supply chain, kebutuhan perusahaan pun menjadi kian kompleks. WM memang cukup untuk kebutuhan standar, tapi mulai terbatas ketika perusahaan berhadapan dengan ribuan SKU, beberapa lokasi gudang sekaligus, atau kebutuhan otomatisasi. Di sinilah WM mulai terasa kurang memadai, dan SAP mengembangkan solusi yang lebih lengkap yakni EWM.

SAP EWM: Evolusi dari WM

Extended Warehouse Management (EWM) adalah sistem pengelolaan gudang generasi terbaru yang dibekali fitur lebih lengkap dibanding WM. EWM dapat dijalankan sebagai bagian dari SAP S/4HANA (embedded) atau sebagai sistem terpisah (standalone). Tujuannya adalah memberi perusahaan kendali penuh atas operasi gudang, dari yang sederhana hingga sangat kompleks.

Dengan EWM, perusahaan bisa menangani proses pengelolaan lanjutan seperti integrasi dengan automated warehouse, yard management, cross-docking, hingga perencanaan tenaga kerja. Jika WM biasa hanya berfokus pada apa yang disimpan dan di mana lokasinya, maka jangkauan EWM lebih luas karena mengatur bagaimana barang itu bergerak dan siapa yang mengelolanya secara detail dan fleksibilitas yang jauh lebih besar.

Perbedaan Utama WM dan EWM

Apa perbedaan utama antara SAP WM dan EWM? Ini dia:

1. Lingkup & Skalabilitas

WM cocok untuk gudang dengan kebutuhan standar seperti pada pabrik skala kecil, sementara EWM mendukung operasi skala besar dan kompleks seperti pada perusahaan besar dan e-commerce.

2. Fitur Tambahan

EWM menghadirkan slotting & rearrangement (optimasi lokasi barang), labor management, yard management, hingga integrasi dengan warehouse automation.

3. Arsitektur Sistem

WM adalah modul dalam SAP ERP, sedangkan EWM bisa berjalan sebagai embedded di SAP S/4HANA atau sistem terpisah.

4. Integrasi Modern

EWM dapat terhubung dengan teknologi otomasi terbaru, dari conveyor pintar hingga Automated Guided Vehicle (AGV).

5. Masa Depan Sistem

SAP sudah menghentikan pengembangan WM. Semua inovasi dan pembaruan difokuskan pada EWM. Dengan demikian, EWM bukan sekadar versi “upgrade” dari WM, melainkan lompatan besar menuju manajemen gudang modern yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Mengapa Saatnya Beralih ke EWM?

Mengapa perusahaan Anda harus mulai mempertimbangkan untuk beralih ke SAP EWM? Ini dia beberapa alasannya:

  • Efisiensi Operasional: proses picking dan putaway lebih cepat serta minim kesalahan.

  • Visibilitas Real-Time: perusahaan bisa melacak posisi barang hingga unit terkecil.

  • Fleksibilitas Industri: EWM dapat diadaptasi di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, retail, e-commerce, hingga FMCG.

  • Dukungan Otomasi: integrasi dengan sistem robotik, conveyor, hingga smart storage.

  • Peningkatan Layanan Pelanggan: pengiriman lebih cepat, kesalahan berkurang, kepuasan meningkat.

Soltius: Mitra Tepat Implementasi SAP EWM

Namun, lagi dan lagi mengimplementasikan SAP EWM bukan sekedar soal pemasangan software. Pada realitanya, implementasi sistem ini membutuhkan strategi dan pengalaman mumpuni agar dapat bersinergi dan selaras dengan kebutuhan bisnis. Dan disinilah Soltius hadir sebagai mitra terpercaya yang dapat Anda andalkan.

Sebagai bagian dari Metrodata Group dan Platinum Partner SAP, Soltius memiliki rekam jejak panjang dalam membantu berbagai industri mengoptimalkan operasional gudang dengan solusi SAP.

Soltius juga senantiasa siap dalam memberikan dukungan penuh dari perencanaan, implementasi, hingga support setelah sistem berjalan.

Jika bisnis Anda ingin melangkah lebih jauh dalam efisiensi gudang dan rantai pasok, SAP EWM dari Soltius bisa menjadi jawabannya. Saatnya mengoptimalkan gudang Anda dengan SAP EWM bersama Soltius. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi lebih lanjut

 

Other News

Dec 29, 2025
Meningkatkan Keamanan Transaksi dan Deteksi Fraud dengan Kemampuan SAP Business...
Dec 26, 2025
Membangun Rantai Pasok Anti-Rapuh: Skenario What-If dengan SAP IBP