Dalam dunia Enterprise Resource Planning (ERP), nama SAP sudah lama dikenal sebagai pemimpin pasar dengan berbagai solusi yang membantu perusahaan mengelola proses bisnis secara terintegrasi. Dua produk SAP yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir adalah SAP S/4HANA dan SAP ECC (SAP ERP Central Component) yang merupakan bagian dari SAP Business Suite.
Banyak perusahaan masih mengandalkan SAP ECC untuk operasional sehari-hari, tetapi SAP sendiri telah mengumumkan bahwa dukungan penuh untuk ECC akan dihentikan dalam beberapa tahun mendatang. Hal ini membuat topik migrasi ke SAP S/4HANA menjadi semakin relevan.
Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai SAP S/4HANA vs. SAP ECC, termasuk perbedaan fundamental, manfaat, hingga alasan mengapa perusahaan harus mulai mempertimbangkan transisi sekarang.
SAP ECC (ERP Central Component) merupakan inti dari SAP Business Suite yang sudah digunakan ribuan perusahaan di seluruh dunia sejak awal tahun 2000-an. ECC dirancang untuk mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis seperti keuangan, logistik, SDM, hingga pengadaan barang dalam satu sistem terpadu.
Beberapa modul utama dalam SAP ECC antara lain:
FI (Financial Accounting)
CO (Controlling)
MM (Materials Management)
SD (Sales and Distribution)
PP (Production Planning)
HR (Human Resources)
SAP ECC berjalan di berbagai basis data (database agnostic), seperti Oracle, IBM DB2, dan Microsoft SQL Server. Inilah yang membuat ECC fleksibel, meski tidak secepat sistem berbasis in-memory modern.
SAP S/4HANA adalah generasi terbaru ERP dari SAP yang diluncurkan pada tahun 2015. “S” berarti Simple, “4” menandakan generasi keempat, dan “HANA” merujuk pada High-Performance Analytic Appliance, yaitu teknologi database in-memory milik SAP.
Berbeda dari ECC, SAP S/4HANA hanya berjalan di atas database SAP HANA, yang memungkinkan pemrosesan data real-time dengan kecepatan jauh lebih tinggi. Dengan arsitektur baru ini, perusahaan bisa mengakses insight bisnis dengan cepat, mengurangi kompleksitas, dan meningkatkan produktivitas.
SAP S/4HANA hadir dalam dua opsi:
On-Premise: sistem ERP dipasang dan dikelola di infrastruktur IT perusahaan.
Cloud (Private/ Public): lebih fleksibel, dengan model berlangganan dan dikelola oleh SAP.
Agar lebih jelas, berikut perbedaan utama keduanya:
SAP ECC: dapat berjalan di berbagai database.
SAP S/4HANA: eksklusif berjalan di SAP HANA (in-memory database).
ECC: performa terbatas karena berbasis database tradisional.
S/4HANA: real-time processing dengan analitik cepat.
ECC: arsitektur lama dengan banyak redundansi data.
S/4HANA: arsitektur disederhanakan, data model lebih ramping.
ECC: antarmuka SAP GUI yang cenderung kompleks.
S/4HANA: menggunakan SAP Fiori, lebih intuitif dan mobile-friendly.
ECC: terbatas, membutuhkan sistem tambahan untuk analitik lanjutan.
S/4HANA: analitik terintegrasi langsung dalam sistem ERP.
ECC: minim integrasi dengan layanan cloud.
S/4HANA: dirancang untuk mendukung ekosistem cloud modern.
Mengapa perusahaan perlu beralih ke SAP S/4HANA? Berikut beberapa alasannya:
Kecepatan dan Efisiensi: pemrosesan transaksi real-time mempercepat pengambilan keputusan.
Simplifikasi Proses: data model ramping mengurangi redundansi dan kompleksitas.
Pengalaman Pengguna Modern: SAP Fiori membuat sistem lebih ramah pengguna.
Kesiapan Masa Depan: mendukung integrasi teknologi AI, machine learning, dan IoT.
Dukungan Jangka Panjang: SAP sudah mengumumkan penghentian dukungan penuh ECC, sehingga migrasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
Meski banyak manfaatnya, transisi ke SAP S/4HANA juga menghadirkan sejumlah tantangan:
Kesiapan Infrastruktur IT: perusahaan perlu menyesuaikan hardware maupun software.
Biaya Implementasi: investasi awal bisa signifikan, meski akan terbayar dengan manfaat jangka panjang.
Perubahan Budaya Organisasi: adopsi sistem baru membutuhkan pelatihan dan manajemen perubahan yang baik.
Dengan perencanaan matang dan dukungan partner implementasi berpengalaman, tantangan ini dapat diminimalkan.
SAP telah mengumumkan bahwa dukungan utama untuk ECC akan dihentikan pada 2027, dengan opsi perpanjangan terbatas hingga 2030. Artinya, perusahaan yang masih menggunakan ECC perlu segera menyusun roadmap migrasi.
Semakin cepat migrasi dilakukan, semakin besar peluang untuk memaksimalkan manfaat dari teknologi modern SAP S/4HANA tanpa tergesa-gesa.
Perbedaan SAP S/4HANA vs. SAP ECC bukan hanya soal teknologi, tetapi juga strategi bisnis jangka panjang. ECC yang sudah teruji kini mulai ditinggalkan demi S/4HANA yang menawarkan kecepatan, fleksibilitas, dan integrasi digital masa depan.