Tanggal 12 September 2026 menjadi hari penting bagi AlamTri Group. Proyek Rollout Implementasi SAP SD, PP, PM, dan WM untuk PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), PT Kaltara Power Indonesia (KPI), dan PT Kaltara Power Services (KPS) resmi go-live.
Pencapaian ini menandai satu lagi langkah besar dalam perjalanan transformasi bisnis PT AlamTri Minerals Indonesia Tbk Group, yang dijalankan bersama PT Soltius Indonesia.
KAI adalah bagian dari AlamTri Minerals Group yang sedang mengembangkan operasi smelter aluminium terintegrasi di Kalimantan Utara. Seiring operasinya yang terus diperkuat untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, KAI membutuhkan platform digital yang andal, terintegrasi, dan terstandardisasi untuk menopang proses bisnis intinya.
Karena itu, KAI bersama KPI dan KPS memulai inisiatif rollout SAP S/4HANA. Fokusnya jelas: memperluas dan mengadopsi model SAP common core milik AlamTri Group, sambil tetap mengakomodasi kebutuhan operasional smelter aluminium dan bisnis pendukungnya.
Sekilas proyek
Semuanya berawal dari Blueprint Workshop di Kalimantan Utara pada April 2026. Setelah itu, tim menjalani berbulan-bulan kolaborasi intensif, mulai dari blueprinting, realisasi, hingga pengujian.
Agustus 2026 menjadi fase krusial. End-User Training (EUT) dan User Acceptance Testing (UAT) digelar langsung di Kalimantan Utara, memastikan pengguna siap dan sistem benar-benar sesuai kebutuhan lapangan. Tahap berikutnya adalah migrasi data dan persiapan cutover, sebelum akhirnya sistem resmi berjalan.
Rollout mencakup tiga company code di bawah AlamTri Group: KAI, KPI, dan KPS. Pekerjaannya meliputi rollout, konfigurasi, pengujian, pelatihan, dan dukungan go-live untuk empat modul utama:
Di sisi lain, karena terintegrasi erat dengan modul-modul tersebut, beberapa modul lain juga ikut terdampak dan memerlukan validasi, integration testing, serta penyesuaian. Modul itu adalah SAP FI (Financial Accounting), SAP CO (Controlling), SAP FM (Funds Management), dan SAP MM (Materials Management).
Artinya, rollout ini bukan sekadar menambah modul baru. Ini tentang memastikan seluruh alur bisnis, dari produksi dan gudang sampai keuangan, tetap terhubung dalam satu sistem yang utuh.
Go-live ini adalah hasil kerja bersama. Dari sisi Soltius, proyek dipimpin oleh Frida Nur Dwiherdianti sebagai Program Manager dan Ferdiansyah Fauzi sebagai Project Manager, didukung tim konsultan fungsional dan teknis yang menangani setiap modul, dari FI, CO, FM, MM, WM, PP, SD, dan PM hingga ABAP dan BASIS.
Selamat dan terima kasih yang tulus kepada seluruh tim AlamTri Group, KAI, KPI, KPS, dan Soltius atas dedikasi, komitmen, dan kolaborasinya. Go-live ini baru awal. Perjalanan berikutnya adalah memastikan sistem ini terus memberi nilai bagi operasional di Kalimantan Utara.
Sedang merencanakan rollout SAP untuk grup perusahaan Anda?