span 1 span 2 span 3

5 Cara Simpel Membuat Laporan Pembukuan Keuangan yang Akurat

Laporan pembukuan keuangan harus disusun secara sistematis dan akurat.  Laporan inilah yang nantinya dijadikan sebagai acuan bagi perusahaan untuk menentukan langkah seperti apa yang harus perusahaan ambil selanjutnya. Karena perannya yang sangat penting tersebut tidak mengherankan jika laporan ini harus benar-benar akurat. Laporan ini jantungnya perusahaan. Anda sebagai pebisnis harus bisa membaca laporan keuangan tersebut. Laporan itu nantinya akan menggambarkan bagaimana kondisi perusahaan dan juga menilai kinerja perusahaan dalam sebulan atau bahkan setahun.

Banyak yang menganggap pembuatan laporan keuangan ini sangat rumit, saking rumitnya pembuatannya memakan waktu berhari-hari sehingga waktu banyak digunakan hanya untuk fokus mengurusi laporan pembukuan keuangan itu saja.

Jenis Laporan Keuangan

Sebelum Anda tahu bagaimana cara membuat laporan pembukuan keuangan ada baiknya jika Anda tahu laporan apa saja yang harus dibuat. Dalam akuntansi ada empat jenis laporan yang harus dibuat yang pertama adalah laba rugi. Dalam laporan ini harus mencantumkan transaksi setiap individu dan total uang yang bisnis Anda peroleh.

Laporan selanjutnya adalah neraca dimana dengan laporan ini perusahaan Anda bisa tahu bagaimana posisi keuangan perusahaan Anda tersebut dan biasanya dalam periode satu tahun. Selain itu ada juga laporan perubahan modal dimana di dalam laporan ini akan menyajikan perubahan apa saja yang terjadi dalam ekuitas pemilik dalam suatu entitas dalam periode tertentu.

Laporan yang terakhir adalah arus kas. Dengan menggunakan laporan ini perusahaan Anda jadi tahu bagaimana perputaran kas perusahaan, jumlah kas yang masuk dan juga jumlah kas yang keluar dalam periode tertentu. Pembuatan laporan arus kas ini harus detail, cermat, dan juga transparan karena laporan ini penting untuk keuangan bisnis.

Baca Juga: Fungsi, Tujuan, Aktivitas, dan Jenis-jenis Akuntansi

Cara Membuat Laporan Keuangan

Supaya hasilnya akurat cara pembuatan laporan pembukuan keuangan tersebut juga harus tepat dan dengan langkah-langkah yang benar. Simak cara pembuatan laporan keuangan yang tepat berikut ini:

Mengumpulkan dan mencatat transaksi

Transaksi ini merupakan kegiatan umum yang sering dilakukan oleh perusahaan baik itu untuk pembelian, penjualan, penukaran, atau sewa. Bukti transaksi hal yang penting dan bukti ini tidak boleh hilang. Bukti inilah yang nantinya akan dijadikan dasar dalam membuat laporan ini bisa berupa nota, kwitansi, faktur, dan lain-lain.

Membuat jurnal ke buku besar

Buku besar merupakan rincian dari setiap akun yang ada dan tidak sulit untuk melakukan ini dimana hanya perlu memindahkan transaksi dari jurnal ke akun yang sesuai secara rinci.

Neraca saldo

Neraca saldo berisi daftar rekening-rekening besar dengan saldo debit atau kredit.  Daftar rekening pada buku besar ini dikelompokkan ke dalam kelompok pasiva atau aktiva. Neraca ini digunakan untuk mengecek antara keseimbangan debet dan juga kredit di seluruh rekening.

Membuat jurnal penyesuaian

Beberapa transaksi mungkin tidak tercatat atau transaksi terjadi di akhir tahap pembuatan laporan keuangan. Semua data tersebut dikumpulkan untuk membuat jurnal penyesuaian.

Neraca lajur dan laporan keuangan

Neraca lajur atau kertas kerja ini dimulai dari neraca saldo dan harus disesuaikan dengan data yang ada di jurnal penyesuaian. Setelah itu saldo akan disesuaikan dan terlihat di kolom neraca saldo. Yang terakhir barulah perusahaan bisa membuat laporan keuangan.

Banyaknya proses yang harus dilalui dalam pembuatan laporan keuangan ini membuat human error bisa saja terjadi terlebih lagi pencatatan secara manual. Salah satu angka saja membuat laporan yang dihasilkan tidak akurat. Anda bisa mempercepat proses akuntansi dan membuat hasilnya akurat dengan software akuntansi berbasis ERP. Anda bisa menggunakan jasa SOLTIUS untuk membantu penerapan sistem ERP di perusahaan Anda. Kami merupakan perusahaan konsultan dan juga penyedia IT terbaik dan terpercaya di Indonesia dan menjadi perusahaan partner penerapan ERP di Indonesia. Sudah banyak perusahaan yang terbantu dan mampu membuat laporan pembukuan keuangan lebih cepat dan akurat, hubungi kami untuk berkonsultasi lebih lanjut.

Baca Juga: Rekomendasi Fitur Software Akuntansi dan Manfaatnya

Other News

Jun 11, 2026
Membangun Rantai Pasok Anti-Rapuh: Masterclass Skenario What-If dengan SAP IBP
Jun 9, 2026
Panduan Membuat Dasbor Interaktif di SAP Analytics Cloud: Teknik Visualisasi Efe...