span 1 span 2 span 3

Manfaat Penggunaan Aplikasi CRM Open Source bagi Perusahaan

Penggunaan software CRM kini sudah mulai digunakan oleh hampir semua perusahaan, khususnya perusahaan perusahaan berskala besar, untuk manajemen hubungan pelanggan agar tetap terjaga dengan baik. Dalam hal ini bentuk aplikasi CRM open source sebenarnya sudah ada sejak lama, namun sayangnya masih banyak yang ragu menggunakannya. Untuk itu, simak ulasan berikut ini.

Perbedaan CRM Open Source dan Cloud

Software CRM terbagi menjadi dua bentuk sistem, yaitu sistem yang berbasis open source atau on premise dan berbasis cloud atau online. Untuk CRM open source atau on premise, adalah jenis perangkat lunak CRM (Customer Relationship Management) yang dilisensikan untuk setiap pembeli.

Jadi dalam hal ini, perusahaan berarti membeli lisensi software sesuai dengan jumlah user yang bertanggung jawab. Nantinya sistem dan juga database akan dipasang pada server perusahaan. Dimana lisensi software tersebut sifatnya adalah on time atau sekali instal saja, tanpa ada pembaruan. Jika membutuhkan modul baru di kemudian hari, maka perusahaan bisa membeli lisensi tambahan.

Perbedaan dari aplikasi CRM open source dan CRM cloud adalah, CRM berbasis cloud adalah konsep yang baru di zaman modern. Modul CRM pada sistem ini tidak dibeli oleh perusahaan, melainkan berlangganan dari server vendor. Jadi sistemnya adalah penagihan berkala, yang mana anda bisa mengaksesnya dari mana saja dan kapan saja secara online karena data disimpan di cloud.

Baca Juga: CRM Soltius Indonesia, Aplikasi CRM Terbaik untuk Bisnis Anda

Kenapa Harus CRM Open Source ?

Banyak orang yang memiliki persepsi salah, bahwa CRM open source merupakan sebuah program yang kurang powerful bila dibandingkan dengan program non open source. Padahal, anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah dari CRM non open source dengan hasil yang ternyata jauh lebih baik. Berikut beberapa alasan kenapa harus memilih aplikasi ini.

  1. Professional Service Support

Aplikasi CRM open source komersial tidak jauh berbeda dari produk CRM non open source lainnya. Yang mana perangkat lunak satu ini juga sudah disupport dengan berbagai layanan profesional, tergantung pada layanan yang anda pilih. Bahkan pengguna umumnya juga bisa mendapatkan bantuan dan masukan gratis dari forum online hingga message board.

  1. User Friendly

Para pengguna CRM open source sepakat mengatakan bahwa aplikasi ini jauh lebih mudah digunakan. Pasalnya antarmuka yang dihadirkan terkesan lebih familiar dan user friendly. Dimana CRM dengan berbasis open source ini menggunakan web based interface, sehingga tidak memerlukan pembelajaran dan pelatihan yang rumit untuk dapat menggunakannya.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! 6 Manfaat Ini Hanya Bisa Didapatkan dari Aplikasi CRM Terbaik!

  1. Highly Scalable

Merubah skala atau ukuran pengguna dari software CRM open source tidak sulit untuk dilakukan. Karena penambahan skala ini umumnya tidak dikenakan penambahan biaya yang begitu signifikan. Pasalnya harga hardware serta media penyimpanannya relatif cukup terjangkau, sementara infrastruktur software lazimnya diberikan secara cuma cuma oleh pihak penyedia.

  1. Full Features

CRM open source mempunyai banyak fitur memadai untuk kebutuhan perusahaan, mulai URL tracker, data entry, address book dan detail yang tersimpan rapi, email template, kalender, ruang diskusi, pipeline, hingga dashboard terintegrasi guna melihat rangkuman laporan dari semua divisi. Selain itu, masih banyak lagi fitur dari aplikasi CRM open source ini.

Bahkan pada sistem CRM terbaru, ada pula ditawarkan CRM open source yang beroperasi dalam lingkungan cloud based. Sehingga memberikan anda berbagai kemudahan pada penggunaan perangkat lunak tersebut untuk kebutuhan bisnis. Software CRM terbaik seperti ini hanya bisa anda dapatkan dari Silahkan kunjungi link https://www.soltius.co.id/id/solutions-by-products/aplikasi-software-crm untuk informasi lebih lanjut.

Other News

Apr 15, 2026
Apa Itu FP&A (Financial Planning and Analysis)? Panduan Lengkap & Fungsinya bagi...
Apr 13, 2026
6 Kegunaan Software Manufaktur Supply Chain, Anda Wajib Tahu!