Untuk mendukung operasional bisnis, tidak sedikit perusahaan yang menggunakan layanan komputasi awan alias cloud computing. Di mana ada dua jenis model komputasi awan yang kerap digunakan yaitu public cloud dan private cloud. Untuk lebih jelasnya lagi, simak ulasan artikel yang ada di bawah ini mengenai perbedaan di antara kedua model cloud computing tersebut.
Perlu Anda ketahui bahwa public cloud sendiri dikelola oleh penyedia layanan cloud. Di mana sumber daya IT milik public cloud tersebut tentunya dapat diakses oleh banyak pengguna secara bersamaan. Sedangkan private cloud sendiri dikonfigurasi dan juga dikelola oleh organisasi sehingga hanya dapat diakses oleh orang dalam saja tentunya.
Private cloud sendiri pastinya jauh lebih hemat energi jika dibandingkan dengan public cloud. Hal ini tidak lain karena sumber daya IT tersebut hanya digunakan oleh satu organisasi saja. Dengan demikian, penggunaan energinya dapat dikendalikan secara efisien. Lain halnya dengan public cloud yang mana penggunaan energinya bisa saja menjadi jauh lebih besar karena sumber daya IT tersebut digunakan oleh banyak pengguna secara bersamaan.
Baca juga : Mengapa Bisnis harus Menggunakan Barcode untuk Barang Inventaris
Dalam hal ini, private cloud mempunyai peraturan keamanan dan kepatuhan yang jauh lebih ketat karena data dan aplikasi hanya dapat diakses oleh pengguna dalam organisasi saja. Sementara pada public cloud, peraturan keamanan dan kepatuhannya mungkin menjadi cukup berisiko karena data dan aplikasi dapat diakses oleh banyak pengguna secara bersama-sama.
Pada public cloud, penyedia layanan cloud bertanggung jawab untuk memberikan dukungan dan perawatan sumber daya IT kepada semua pengguna. Sedangkan pada private cloud, organisasi harus menanggung tanggung jawab dukungan dan perawatan sumber dayanya sendiri.
Perbedaan public cloud dan private cloud selanjutnya tentunya perlu dilihat dari segi anggaran biaya. Pada dasarnya, layanan public cloud lebih hemat biaya dibandingkan dengan private cloud, karena biaya operasional dan pemeliharaan dijalankan oleh penyedia layanan cloud. Sedangkan pada private cloud, organisasi harus menanggung biaya operasional dan pemeliharaan sendiri.
Layanan public cloud memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi untuk penggunaan sumber daya IT karena pengguna dapat memperoleh sumber daya IT tambahan secara instan. Sedangkan pada private cloud, penambahan sumber dayanya sendiri begitu kompleks karena memerlukan waktu dan biaya yang jauh lebih besar.
Anda harus tahu bahwa private cloud mampu memberikan kinerja yang lebih konsisten karena sumber dayanya tidak digunakan user lain. Sedangkan pada public cloud, kinerjanya dapat dipengaruhi oleh pengguna lain yang menggunakan sumber daya secara bersamaan. Jadi, Anda tidak boleh menyepelekan perbedaan public cloud dan private cloud dari segi yang satu ini agar kinerjanya tetap optimal.
Dengan demikian, pilihan penggunaan public maupun private cloud tentunya bergantung pada kebutuhan bisnis Anda sendiri. Jika Anda mengelola bisnis dengan skala kecil atau menengah maka lebih baik gunakan layanan public cloud karena lebih fleksibel. Namun, jika Anda mengelola bisnis skala besar maka pilih private cloud karena jauh lebih aman dan dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.
SOLTIUS hadir sebagai penyedia layanan solusi IT yang dapat membantu Anda memanfaatkan layanan cloud computing secara optimal dengan pilihan public cloud dan private cloud. Dengan menggunakan salah satu layanan cloud computing dari SOLTIUS, tentunya Anda bisa meningkatkan efisiensi bisnis kedepannya. Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan layanan komputasi awan dari SOLTIUS ya!