Sistem SAP – Bagi orang awam saat mendengar SAP pikiran dan juga ingatannya akan langsung mengarah ke akuntansi terlebih ada bagian data processing, padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. SAP merupakan perangkat lunak yang bisa digunakan oleh perusahaan besar untuk integrasi bisnis. Fungsi dan kegunaan dari software tersebut pun beraneka macam dan manfaat yang akan didapatkan oleh pengguna software tersebut sangat banyak. Maka tidak mengherankan jika saat ini banyak yang mulai melirik SAP untuk membantu operasional bisnisnya menjadi lebih maksimal.
Karena merupakan bagian dari ERP tidak mengherankan jika SAP ini memiliki modul seperti ERP. Modul satu dengan yang lainnya ini saling berkaitan sehingga jika ada satu modul yang update modul yang lainnya akan menyesuaikan. Dari beberapa yang ditawarkan, ada beberapa modul yang banyak digunakan oleh perusahaan salah satunya adalah FICO yang mana berfungsi sebagai finance and controlling.
FICO merupakan modul fungsional dan menjadi inti Sistem SAP ERP yang mana memungkinkan bagi perusahaan dan bisnis untuk bisa mengelola semua data keuangannya. Tujuan dari SAP FICO adalah membantu perusahaan agar bisa menghasilkan dan mengelola laporan keuangan terbaik agar bisa membantu analisis, membantu pelaporan, membantu perencanaan bisnis, dan membantu pengambilan keputusan secara efektif. Sesuai dengan namanya SAP FICO ini terdiri dari dua modul yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya yaitu modul Finance atau FI dan juga modul Controlling. Masing-masing modul tersebut digunakan dalam proses keuangan tertentu.
SAP FI memiliki urusan dengan pelaporan keuangan dan juga akuntansi keseluruhan. Untuk CO memiliki fokus yang lebih sempit yaitu biaya perencanaan dan jua pemantauan. Pada dasarnya SAP FI dan CO adalah modul yang terpisah namun saat ini dijadikan sebagai modul yang terintegrasi atau berhubungan satu sama lain.
Setelah Anda tahu apa itu SAP FICO kini akan dibahas tentang isi modul tersebut. Dengan mengetahui isi modul itu Anda bisa tahu apakah modul tersebut cocok untuk kebutuhan bisnis atau tidak. Modul SAP FI juga akan membantu perusahaan untuk bisa menghasilkan laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan juga laporan analisis. Selain itu memiliki sub modul berupa buku besar yang mana bisa mencatat semua data transaksi perusahaan di dalam bagan akun. Selain buku besar modul SAP FI ini juga bisa digunakan untuk mencatat transaksi piutang pelanggan dan pengelolaan akun pelanggan. Anda juga bisa memposting faktur, memo kredit, uang muka, pembayaran faktur, melakukan eksekusi terhadap laporan pelanggan, dan lain-lain.
Sub modul selanjutnya yang bisa membantu divisi keuangan perusahaan adalah hutang, ada aset yang mana bermanfaat untuk pengelolaan transaksi yang berkaitan dengan aset tetap perusahaan seperti tanah, bangunan dan juga alat berat, akuisisi aset, pensiun, penjualan, transfer, revaluasi, dan depresiasi. Yang lainnya ada bank ledger, konsolidasi, manajemen dana, buku tujuan khusus, dan yang terakhir adalah manajemen perjalanan yang mana bermanfaat dalam pengelolaan transaksi dalam proses perjalanan baik pemesanan maupun biaya terkait dengan perjalanan.
Membicarakan Sistem SAP FICO tidak akan lengkap jika tidak membicarakan modul CO. Dengan menggunakan modul ini diharapkan profitabilitas perusahaan menjadi meningkat. Dalam modul CO terdapat sub modul seperti elemen biaya, pusat biaya, pusat laba, pesanan internal, analisis profitabilitas, dan yang terakhir adalah produk costing.
SAP modul FICO menjadi yang terlaris dan banyak diimplementasikan pada berbagai macam perusahaan besar di Indonesia. Dengan bantuan sistem SAP FICO tersebut aktivitas finance juga controlling menjadi lebih mudah, cepat, akurat, dan tidak ada human error di dalamnya yang mana akan membuat data keuangan yang disajikan tidak real time sehingga perusahaan akan dirugikan dengan data tersebut.